5 Cara Paling Penting Belajar Bisnis Online Untuk Pemula

5 Cara Paling Penting Belajar Bisnis Online Untuk Pemula. Pertanyaan umum yang sering diajukan adalah bagaimana memulai bisnis online? OK, kita akan beberkan sedikit rahasia. Ada lima rahasia terpenting yang Anda perlu tau sebelum memulai bisnis online.

Baik, kita bahas satu persatu 5 rahasia dalam bisnis online:

1. Find Out Your Passion

Cari dahalu apa yang membuat Anda bergairah. Intinya begini, kalo kita tidak bergairah atau tidak senang dengan apa yang kita kerjakan nanti jadi ujung-ujungnya akan menjadi beban. Mungkin Anda pernah mendengar peri bahasa “kalo kita mengerjakan yang kita suka, maka kita tidak akan merasakan itu sebagai beban” tapi kita akan mengerjakan suatu hobi, jadi gak pernah merasa kerja. Contoh, Anda hobi memasak, tanpa disuruh, saya yakin Anda akan sangat senang memasak sendiri, Ada orang datang, gak ada orang datang Anda tetap masak, kenapa?Karena Anda hobi. Sama ketika Anda main game, Anda tidak perlu dibayar bahkan Anda malah bayar untuk main game.

Kalo dalam bisnis online, yang pertama yang harus Anda cari adalah barang/produk apa atau hal apa yang membuat Anda tertarik menurut Anda senang. Contoh, fasyen. Ada orang yang begitu bicara fesyen dia senang banget. Dia bisa lihat begitu lihat produknya, kira-kira bisa laku apa tidak, dia sudah punya cita rasa. Contoh lain Anda punya passion tentang kuliner, ada banyak produk kuliner seperti snack, keripik dan sebagainya kalo Anda tidak mempunyai passion, Anda akan kesulitan dalam menjualnya.

2. Role Model

Ini yang tidak kalah penting, Anda harus mencari role model yang sukses, maksunya Anda harus cari contohnya, siapa yang dulu udah jualan fesyen laku keras dan Anda meng-idolakan dia, Siapa yang dulu pernah jualan snack kripik singkong yang laku keras dan Anda meng-idolakannya dan seterusnya, ini penting sekali, kenapa? Kalo Anda tidak mempunya role model, Anda bayangkan, Anda diberi sebuah kertas putih kosong kemudian Anda yang tidak punya pengalaman sama sekali dan tidak mengerti sama sekali dan tidak tau prospeknya seperti apa, bisa besarnya seperti apa, Anda sekarang harus mulai bisnis itu dan Anda mulai menggambar kertas itu sendiri. Jadi seperti Anda disuruh menggambar gajah di kertas putih dan Anda tidak tahu gajah ini bentuknya seperti apa? Pasti susah. Tetapi kalo ada orang yang sebelumnya pernah gambar gajah, dan Anda tiru, Ini adalah teknik ATM (Amati, Tiru, Modifikasi).

Kalo Anda meng-idolakan seseorang yang jago jualan gadget, sementara Anda passion nya di kuliner, yang gak apa-apa, Anda bisa belajar bagaimana dia cara jualnya, bagaimana cara dia promosi, cara dia foto produk, bikin konten dan lain sebagainya, itu bisa jadi inspirasi Anda. Kalo idola Anda ketgorinya atau niche-nya sama dengan Anda, contoh jualan baju, dan kebetulan si Fulan jualan baju batik sukses, Anda bisa lihat bagaimana cara dia mulai bisnis, bagaimana prospeknya kedepan, Anda bisa lihat cara dia me-presentasikan, juga membuat konten dan lain sebagainya. Karena ini salah satu hal yang sangar krusial terutama bagi Anda pebisnis pemula.

3. Pilih Customer

Lho kok pilih cutomer, bukan pilih produk? Banyak pertanyaan terutama dalam bisnis konvensional, pasti memilih produk dahulu. Itu yang terjadi pada saya dulu, ketika buka toko, saya pilih produk dahulu dan saya pilih produk yang saya pikir orang akan beli yang saya suka. Tapi sebenarnya yang suka hanya saya sendiri, dan ini beresko besar. Kenapa? saya berharap, customer yang akan beli harus sesuai seleranya dengan saya.

Contoh, bahwa tidak semuanya apa yang kita suka, orang lain pun suka, atau sebaliknya apa yang kita tidak suka orang lain pun tidak suka, tidak mesti. Misal, saya tidak suka babat (jeroan), alasannya teksturnya seperti karet, tidak enak, sehingga dalam pikiran saya, orang lain pun pasti tidak akan suka. Dan kagetknya lagi ketika ada teman mengajak ke restoran babat goreng pedas, saya tidak bisa makan sementara banyak pengunjung restoran banyak yang pesan babat goreng pedas. Itu adalah bukti, bahwa apa yang kita tidak suka, belum tentu orang lain tidak suka, begitu pula sebaliknya, apa yang kita suka belum tentu orang lain suka.

Kenapa kita harus mulai dari customer dahulu. Pertama, kita harus tahu customer mana yang paling comfortable, kalo Anda misalnya disuruh jual mebel, Anda belum pernah menjual mebel sebelumnya cuma Anda pernah dengar kalo di online itu jual mebel laku banget, pertanyaannya apakaha Anda nyaman dengan jualan mebel ini? dan kemudian customernya siapa, repot kan? Satu lagi, misal Anda sekolah, teman-teman sekolah Anda senang banget makan snack, lebih spesifik misal pisang sale, Anda tahu semua teman Anda suka, nah Anda bisa mulai dari situ, teman-teman Anda itu adalah customer Anda dan Anda bisa jualan pisang sale ke mereka. Jangan pilih yang jauh-jauh dulu, walaupun jual mebel yang harganya ratusan juta rupiah, Anda harus mulai sesuatu yang dekat dengan Anda, karena apa? lebih gampang risetnya, jadi Anda bisa test market lebih cepat.

Selanjutnya Anda mulai menciptakan customer persona (profile) ideal Anda, jadi customer ideal Anda, personanya apa? Misal Anda tahu teman-teman Anda yang seumuran dengan Anda yang senang dengan pisang sale, Anda riset dulu, orang yang beli pisang sale itu: dia kondisi keuangannya gimana, dia bisa spend berapa duit, dia beli seminggu berapa kali, tinggal dimana, sekolah dimana, temenannya sama siapa, ikut organisasi apa dan lain sebagainya. Ini akan Anda susun sabagai customer persona, karena ini akan penting pada saat Anda iklan di digital kerennya, Anda bisa masukkan profile customer Anda semua sehingga Anda bisa biarkan mesin iklan tersebut bekerja, baik iklan facebook, iklan instagram maupun iklan google, akan mencari sesuai profile yang Anda masukkan. Kerem kan? Ini bedanya bisnis online dan bisnis offline, so pastikan Anda pilih customernya dulu.

4. Pilih Kategori

Kenapa pilib kategori, bukan produk? misal Anda jualan pisan sale, tapi Anda kan tidak mau dong jualan pisang sale saja, pilih kategori snack (makanan ringan) kenapa? Misalnya nanti, saat pisang sale Annda berkembang, Anda bisa expand ke kategori barang serupa, snack juga, misal selai pisang sale 😀 macem-macem, intinya Anda bisa berkembang dari satu kategori tersebut. Jadi sebelum pilih produk, pilih kategorinya dulu.

5. Selling Channel

Anda harus pilih channel penjualan Anda, satu saja, Maksudnya, sama seperti ketika Anda buka toko offline, dan buka di manggadua, jangan langsung buka toko di ITC, jangan buka toko di tanah abang, jangan buka toko terlalu banyak dahulu, kenapa? Anda harus konsentrasi di satu tempat terlebih dahulu, nah kalo di digital atau online, Anda harus pilih dulu, Anda harus jual di instagram kah, mau jual lewat website, mau jual di marketplace kah, Anda harus pilih, kenapa? Karena, setiap market ini berbeda-beda, beda karakter dari para usernya, jadi Anda harus pilih salah satu dan konsen disitu, jika Anda memilih channel instagram, instagram itu banyak pengguna berumur 35 tahun kebawah, jika produk Anda untuk umur dibawah 35 itu cocok, dan 55% penggunanya itu cewe, jadi Anda memilih produk yang sesuai.

Nah, Ada satu rahasia yang paling penting yang tidak boleh lupa, jadi 5 langkah diatas itu tidak penting jika Anda belum segera ACTION.

Daftar Bisnis online SB1M

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *